5 Penyebab Badan Gatal Disertai Bintik Kecil yang Sangat Mengganggu

Biang keringat atau miliaria bukan hanya terjadi pada bayi, tapi juga pada orang dewasa. Kondisi ini disebabkan oleh keringat yang terjebak di bawah kulit.

Bentuk biang keringat bisa berbeda-beda, mulai dari ruam di struktur kulit lapisan atas, ruam yang berisi cairan, atau ruam yang menyebabkan lesi (luka terbuka). Gangguan pada kulit ini biasanya akan sembuh dengan sendirinya, tapi bisa bertambah parah dan menyebar, tergantung perawatan kulit yang dilakukan.

Karena penyebab utama bintik merah pada kulit ini adalah keringat, sebaiknya hindari aktivitas yang membuatmu berkeringat. Pakailah baju yang longgar dan menyerap keringat. Pastikan suhu ruangan juga tetap sejuk.

2. Infeksi Jamur

Berbagai jenis bakteri atau jamur hidup dan tumbuh di kulit, tapi kebanyakan tidak berbahaya. Beragam organisme ini memang penting untuk menjaga kondisi kulit. Namun, saat pertumbuhannya tidak terkendali, hal ini bisa menyebabkan infeksi jamur. Jamur Candida merupakan jamur yang berpotensi menyebabkan jamuran (candidiasis), menimbulkan bintik merah pada kulit, gatal, dan terasa perih.

Umumnya, bintik merah terlihat di sekitar lipatan kulit, seperti area ketiak, selangkangan, di bawah payudara, sudut mulut, atau di sela-sela jari. Kondisi ini terjadi pada orang yang kurang menjaga kebersihan diri atau adanya kondisi lain yang mendasarinya, seperti diabetes. Gangguan pada kulit ini sebenarnya tidak menular. Namun, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah bisa mengalami kondisi ini bila menyentuh kulit orang yang terinfeksi.

Melakukan pengobatan di rumah bisa membantu penyembuhan kulit dari kondisi ini. Kamu bisa memulai menjaga kebersihan tubuh, menggunakan obat antijamur, serta mengurangi konsumsi makanan dan minuman tinggi gula.

3. Kudis

Kudis disebabkan oleh kutu Sarcoptes scabiei var. hominis yang hidup dan meletakkan telurnya pada kulit. Gejala yang paling umum biasanya gatal dan bintik berwarna merah pada kulit menyerupai jerawat. Bintik-bintik ini bisa menyebar dengan cepat dari kulit ke kulit atau benda-benda yang digunakan pada kulit berkerak. Namun, bila tidak berada di kulit, parasit ini tidak akan bertahan lama. Pada seseorang, scabies bisa hidup selama 1–2 bulan, tapi saat berpindah ke tubuh orang lain melalui perantara akan bertahan dalam 2 atau 3 hari.

Kondisi ini bisa disembuhkan dengan obat-obatan yang membunuh parasit sekaligus telur-telurnya pada kulit. Scabies tidak akan bertahan jika suhu sekitarnya 50 °C. Untuk itu, ketika mencuci baju, selimut, handuk, dan benda lainnya, rendam dengan air panas dan bilas hingga benar-benar bersih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *