Penyebab Perut Kram Saat Hamil yang Harus Diwaspadai

Meski tergolong normal, kram perut saat hamil bisa menimbulkan rasa tidak nyaman. Untuk mengatasinya, ada beberapa cara yang yang dapat Bumil lakukan, yaitu:

  • Duduk atau berbaring saat kram perut muncul dan hindari melakukan gerakan secara tiba-tiba.
  • Konsumsi air putih yang cukup, karena kram perut bisa menjadi tanda Bumil mengalami dehidrasi.
  • Gerakkan tubuh atau lakukan olahraga ringan bila kram perut saat hamil terjadi akibat gas berlebih di saluran cerna. Hindari pula konsumsi makanan dan minuman yang menghasilkan gas berlebih, seperti kacang, kubis, dan minuman bersoda.
  • Cobalah mandi air hangat bila kram perut saat hamil terjadi setelah berhubungan seks.
  • Gunakan sabuk kehamilan untuk menyangga perut guna mencegah kram peur. Namun pastikan Anda tidak terlalu ketat menggunakannya.

Kram perut saat hamil, terutama di trimester akhir kehamilan, dapat disebabkan oleh kontraksi palsu. Jika hal ini terjadi, berbaringlah untuk meredakan nyeri. Jika nyeri terasa di bagian kiri, berbaring ke arah kanan atau sebaliknya.

Ada beberapa gejala yang menyertai kram perut dan sebaiknya Bumil waspadai, seperti rasa sakit saat buang air kecil, kram perut terasa sangat berat dan tak kunjung hilang, keluar flek atau darah dari vagina, muntah, demam, dan menggigil.

Kram perut yang disertai tanda-tanda tersebut adalah kondisi darurat dan perlu secepatnya mendapat pemeriksaan dan penanganan dari dokter. Oleh karena itu, meski kram perut saat hamil umum terjadi, jangan menganggap sepele keluhan ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *